Bencanaalam juga dapat diartikan sebagai bencana yang diakibatkan oleh gejala alam. Sebenarnya gejala alam merupakan gejala yang sangat alamiah dan biasa terjadi pada bumi. Namun, hanya ketika gejala alam tersebut melanda manusia (nyawa) dan segala produk budidayanya (kepemilikan, harta dan benda), kita baru dapat menyebutnya sebagai bencana.
KLIPINGBENCANA ALAM -Indonesia merupakan negeri rawan bencana. Selama satu dasawarsa terakhir, sejarah mencatat berbagai bencana pernah melanda ibu pertiwi. Misalnya, tsunami, gempa bumi, banjir, kebakaran hutan, tawuran hingga kecelakaan pesawat Aviastar yang terjadi akhir-akhir ini menjadi sebuah kliping bencana alam tersendiri bagi Indonesia.
Klipingini kami buat demi tujuan untuk memenuhi tugas IPA dan persyratan kenaikan kelas SEMESTER GENAP Tiada gading yang tak retak , demikian juga dengan proposal ini . Apabila ada kata - kata yang menyinggung perasaan mohon dimaklumi. Pelaksanaan penanganan dan penanggulangan bencana alam Banjir bandang di Kec. Muara Batang Gadis
KLIPINGBENCANA ALAM 1. TSUNAMI DI ACEH , 26 DESEMBER 2004 Bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh merupakan salah satu bencana alamdahsyat di Indonesia bahkan di dunia untuk kurun waktu 40 tahun terahir. Menurut PBB,sebanyak 229.826 korban gempa dan tsunami hilang dan 186.983 lainnya tewas.
. Uploaded by IllaHusna 0 0 December 2020 PDF Bookmark Embed Share Print Download This document was uploaded by user and they confirmed that they have the permission to share it. If you are author or own the copyright of this book, please report to us by using this DMCA report form. Report DMCA Overview Download & View Kliping Bencana Alam Banjir as PDF for free. More details Pages
Bencana alam adalah kejadian yang perlu di hindari. Salahsatunya adalah dengan menjaga lingkungan sekitar kita tetap asri dan bersih. Di indonesia banyak daerah-daerah yang berpotensi mengalami bencana alam. Bencana alam ini bisa disebabkan oleh ulah manusia dan juga secara alami. Potensi-potensi bencana yang ada di Indonesia misalnya gempa bumi, gunung meletus, banjir, kebakaran hutan, kabut asap, tsunami, banjir air bah, tanah longsong, tanah bergerak, kekeringan atau tandus, wabah penyakit dan masih banyak yang lainya. Ulasan artikel mengenai bencana alam ini akan kita rangkum kedalam sebuah kliping yang bisa kita jadikan sebagai informasi mengenai bencana alam yang ada di Indonesia. Bencana Alam Indonesia 1. Gunung Meletus Gunung Meletus / gambar riefeonline Gunung meletus merupakan aktivitas letusan yang di sebabkan dari aktivitas gunung yang sudah mengalami masa aktif letusan. Kejadian ini merupakan peristiwa yang terjadi akibat adanya endapan magma yang terdapat di dalam perut bumi yang mengalami dorongan keluar yang terjadi karena adanya tekanan gas yang bertekanan tinggi. Selain itu gunung api pada letusannya mempunyai magma. Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi yang bersuhu sangat tinggi, perkiraan suhu yang ada pada magma yaitu dari °C. Magma yang berupa cairan ini, yang keluar dari perut bumi sering kita kenal dengan lava dan Suhu yang terdapat apda lava yang dikeluarkan bisa mencapai °C. Pada Letusannya gunung berapi membawa batu dan abu dapat menyembur atau terdorong keluar sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km. 2. Banjir Bencana alam banjir / gambarkompas Banjir adalah luapan air yang menutupi daratan yang disebabkan karena melimpahnya atau meluapnya volumen air yang ada pada suatu tempat. Misalkan luapan air yang terjadi pada sungai, waduk. Luapan air tersebut besar kemungkinan disebabkan karena penambahan volume air yang disebabkan air hujan. Air yang penuh dan meluap dari suatu tempat dan menutupi daratan sehingga mengjadi genangan inilah yang bisa kategorikan sebagai bencana alam jika air yang meluap tidak terkontrol atau berlebihan. Luapan air dapat terjadi karena faktor resapan yang sangat kurang. Misalkan saja kurangnya pepohonan yang menjadi penyerap air. Bencana banjir biasanya sering melanda daerah perkotaan yang padat penduduk yang mengabaikan irigasi, pembuangan sampah sembarangan dan kurangnya pohon resapan air. Jenis-jenis banjir terdiri misalnya banjir air bah, banjir rob dan banjir hujan 3. Tanah longsor Bencana alam tanah longsor / gambarfaktualnews Tanah longsor adalah peristwita runtuhnya daratan dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah. Tanah longsor pada umumnya terjadi pada daratan dengan kontur tanah berbukit-bukit dan berjurang-jurang. Bencana tanah longsong juga bisa disebabkan karena curah hujan yang tinggi dan kontruksi tanah yang sedikit pepohonan penyangga tanah daratan yang ada disekitarnya. 4. Kekeringan Bencana alam kekeringan / gambaragrofarm Kekeringan adalah kondisi daratan kekurangan air. Kekeringan sendiri di identikan dengan kondisi perkebungan atau juga pertanian yang membutuhkan air namun persedian air tidak menyukupi untuk kebutuhannya. Kekeringan bisa disebabkan karena kurangnya curah hujan, perubahan cuaca atau iklim dan beberapa faktor lainya. Selain berpengaruh terhadap kondisi pertanian dan perkebunan kekeringan dapat mengganggu kehidupan manusia teruma jika terjadi kekeringan pada sumber mata air yang digunakan untuk keperluan sehari-hari seperti minum, mencuci, dan kebutuhan lainya. 5. Gempa bumi Bencana alam gempa bumi / gambarinilah Gempa adalah peristiwa pergerak daratan di muka bumi. Pergerakan tersebut bisa disebabkan karena gajala vulkanik dan juga gejala tektonik. Gejala vulkanik merupakan gejala pergerakan bumi yang disebabkan karena letusan gunung berapi. Sedangkan gejala tektonik merupakal gejala pergerakan bumi yang disebabkan terjadinya pergeseran lempeng bumi. Gempa bumi di ukur dengan skala rikhter. Goncoangan gempa bumi yang sangat kuat akan menyebabkan kehancuran bangunan-bangunan yang ada diatasnya. 6. Badai Bencana alam badai / gambarbbc Badai adalah pergerakan angin yang disertai air. Contoh badai misalnya angin topan, angin puyu, badai salju, badai tropis, tornado. Pergerakan angin yang berlebihan ini dapat menyebabkan kehanduran bangunan-bangunan diatas daratan yang tidak di tumbuhi pepohonan sebagai penghambat pergarakan angin. 7. Kebakaran Hutan Bencana alam Kebakaran Hutan Kebakaran hutan disebabkan karena ulah manusia yang membakar hutan untuk membuka lahan. Kebakaran hutan dapat menyebabkan bencana lainya yaitu asap. Untuk menghindari itu pembukaan lahan secara sembarangan dengan membakar hutan harus dihentikan. Terimaksih sudah membaca kliping tentang bencana alam, semoga dapat membantu dan bermanfaat. DOWNLOAD Post navigation
100% found this document useful 1 vote8K views10 pagesDescriptionKLIPING BANJIRCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 1 vote8K views10 pagesKliping Bencana Alam BanjirJump to Page You are on page 1of 10 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 9 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
BENCANA TERBESAR DI INDONESIA PADA TAHUN 2012-20161. GUNUNG SINABUNG MELETUS 2015sumber tahun 2015 Gunung Sinabung sering meletus dan mengalami erupsi yang menyebabkan setidaknya 370 kepala keluarga direlokasi dan orang mengungsi. Warga masih dilarang beraktivitas di dalam radius 6 kilometer dari puncak di sisi timur dan 7 kilometer di sisi Juga KLIPING BOLA BASKET2. KEBAKARAN HUTAN DAN KABUT ASAP DI SUMATERA 2015sumber metrotvnewsTahun 2015 adalah kebakaran hutan terbesar yang dialami Indonesia. Bencana yang terjadi api hingga membakar 2,61 juta hektar hutan dan lahan menyebabkan kabut asap di Sumatra terutama daerah Riau dan Palembang. Kabut asap ini menjadi bencana besar karena sangat berefek buruk pada kesehatan. Kabut asap pekat yang mengakibatkan 24 orang meninggal serta 600 ribu jiwa menderita infeksi saluran pernapasan akut ISPA. 3. GEMPA ALOR 2015Gempa bumi berkekuatan 6,2 Skala Richter mengguncang Alor, Nusa Tenggara Timur, pada 4 November 2015. Tiga hari kemudian, dua gempa susulan terjadi, masing-masing 4,1 SR dan 3,4 SR. Akibat gempa tersebut korban tiga orang luka-luka, jiwa mengungsi, 579 rumah rusak berat, 382 rumah rusak sedang, rumah rusak ringan, dan 47 fasilitas umum rusak CNN Indonesia 4. GEMPA HALMAHERA 201520 November 2015 terjadi gempa berturut turut 5,1 skala richter di di Halmahera Barat Maluku Utara. Setidaknya sudah tercatat 276 rumah rusak ringan, 53 rumah rusak sedang, dan 21 rumah rusak berat. Gempa menyebabkan jalan raya retak sepanjang 500 meter dan juga merusak sejumlah fasilitas LONGSOR BENGKULU 2016Tanah longsor di Desa Karang Sulu, Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, pada 4 Desember 2015. Dalam evakuasi, seorang bisa diselamatkan, dan dua korban lain tewas, dan Sebayak 15 orang diduga masih tertimbun di dalam tambang BENCANA LONGSOR PURWOREJO 2012"Dampak yang ditimbulkan bencana selama tahun 2016 adalah 375 orang tewas, 383 jiwa luka-luka, 2,52 juta jiwa menderita dan mengungsi, dan lebih dari 34 ribu rumah rusak. Diprediksi dampak bencana ini akan terus bertambah," Sutopo bencana, imbuh dia, bencana banjir adalah yang paling banyak terjadi, yaitu 659 kejadian. Selanjutnya berturut-turut adalah puting beliung 572 kejadian, longsor 485, kebakaran hutan dan lahan 178, kombinasi banjir dan longsor 53, gelombang pasang dan abrasi 20, gempa bumi 11, dan erupsi gunung api 7 kejadian."Bencana longsor merupakan bencana yang menimbulkan korban tewas paling banyak yaitu 161 jiwa. Sedangkan banjir menyebabkan 136 jiwa tewas, kombinasi banjir dan longsor 46 tewas, puting beliung 20 jiwa, erupsi gunung api 7 jiwa, gempa bumi 3 jiwa, dan kebakaran hutan dan lahan 2 jiwa," tutur PUTING BELIUNG 2012Puting Beliung menjadi bencana yang paling sering terjadi sepanjang tahun 2012. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB menyebutkan dari 729 bencana yang terjadi hingga 12 Desember 2012, sebanyak 259 kejadian diantaranya adalah bencana puting beliung."Kejadian puting beliung mencakup 36 persen dari total bencana alam yang terjadi di Indonesia," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rab 12 Desember mendominasi kejadian bencana alam, Sutopo menjelaskan, dampak yang ditimbulkan dari bencana puting beliung juga cukup besar. Tercatat 36 orang meninggal dunia, orang mengungsi, rumah rusak berat, rumah rusak sedang, dan rumah rusak ringan. 8. BANJIR BANDANG GARUT 2016Petaka itu datang saat menjelang tengah malam sewaktu sebagian besar warga Garut, Jawa Tengah, sedang terlelap tidur. Tepat pada Selasa malam, 20 September 2016, banjir bandang Garut menerjang tujuh sekitar rumah rusak berat dan ringan, serta 100 rumah hilang akibat tersapu banjir bandang Garut. Sebanyak orang pun diungsikan ke sejumlah lokasi pengungsian, seperti di Markas Komando Resor Militer dan Komando Distrik Militer setempat, Apotek Wira Prima, dan Rumah Sakit Penanggulangan Bencana Daerah BPBD Kabupaten Garut, Dadi Zakaria, mengatakan hujan deras yang terjadi sejak pukul WIB menyebabkan arus Sungai Cimanuk yang berada di sekitar Kota Garut BANJIR JAKARTA 2013Banjir Jakarta yang terjadi 17 Januari 2013 bisa dikatakan sebagai bencana banjir paling fenomenal tahun Jakarta terjadi akibat paduan beragam faktor. Dari sisi meteorologi, beberapa hari sebelum banjir, hujan mengguyur wilayah Jakarta dan merata, mencapai intensitas 40 - 100 mm. Hujan yang merata mengakibatkan volume air yang menggenang volume air mungkin bisa ditampung bila faktor-faktor lain, seperti sistem drainase, situ yang berfungsi baik, dan tata kota, mendukung. \Sayangnya, kejadiannya tak demikian. Tata kota Jakarta parah, situ tak berfungsi baik, sementara drainase Jakarta juga buruk. Akibatnya, volume air yang menggenang besar, bahkan menjebol terjadi di wilayah yang cukup luas, bahkan kawasanBundaran Hotel Indonesia dan Menteng pun terendam. Dari bencana bajir ini, setidaknya 20 orang GEMPA DI PIDIE 2016Pada 7 Desember 2016, sebuah gempa bumi berkekuatan 6,5 skala Richter mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, Indonesia, pada pukul WIB. Pusat gempa berada di koordinat 5,25 LU dan 96,24 BT, tepatnya di darat pada jarak 18 kilometer tenggara Sigli, Pidie dan 2 kilometer utara Meureudu, Pidie Jaya pada kedalaman 15 dengan durasi 10-15 detik itu terjadi saat masyarakat setempat bersiap untuk melaksanakan salat subuh. Guncangan gempa yang terasa kuat di daerah Pidie Jaya membuat puluhan ribu warga panik dan berusaha menyelamatkan ini merenggut 112 jiwa dan ratusan orang lainnya gempa yang berada di daratan menyebabkan gempa bumi ini tidak menimbulkan tsunami. Gempa juga terasa di kabupaten tetangga seperti Pidie, Bireuen, hingga sampai ke Banda Aceh, Langsa, dan Pulau Simeulue. Bupati Pidie Jaya, Aceh, Aiyub Ben Abbas memperkirakan 30 persen wilayah mengalami kerusakan parah akibat guncangan gempa."Kerusakan fisik akibat gempa meliputi rumah unit, masjid 61 unit, meunasah 94 unit, ruko 161 unit, kantor pemerintahan 10 unit, fasilitas pendidikan 16 unit, dan lainnya. Pendataan detail masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Senin 12 Desember 2016.
kliping bencana alam banjir